Mengirim Laporan

Sistem sedang memproses data dan mengunggah foto. Mohon tunggu sebentar...

P3MBG Madura Resmi Hadir, Siapkan Pengawasan dan Kanal Pengaduan Program MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14:30 WIB
P3MBG Madura Resmi Hadir, Siapkan Pengawasan dan Kanal Pengaduan Program MBG

PAMEKASAN - Pusat Penelitian dan Pengaduan MBG Madura (P3MBG Madura) resmi hadir sebagai lembaga independen yang akan fokus melakukan pengawasan, penelitian, serta membuka layanan pengaduan masyarakat terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Madura.

Kehadiran lembaga tersebut mendapat dukungan langsung dari Wakil Bupati Pamekasan, Sukriyanto, saat agenda silaturahmi bersama pengurus P3MBG Madura di Pendopo Wakil Bupati Pamekasan, Rabu (13/5/2026).

Ketua P3MBG Madura, Muhri, mengatakan lembaga yang dipimpinnya dibentuk sebagai wadah pengawasan dan evaluasi terhadap program MBG agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan serta tepat sasaran.

Menurutnya, pengawasan independen diperlukan untuk memastikan kualitas pelayanan program MBG tetap terjaga, mulai dari pengelolaan dapur hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

“P3MBG Madura hadir bukan untuk mencari kesalahan, tetapi membantu melakukan pembinaan dan perbaikan secara berkelanjutan,” ujar Muhri.

Ia menjelaskan, salah satu langkah awal yang disiapkan yakni membuka kanal pengaduan masyarakat berbasis digital melalui website resmi lembaga tersebut. Kanal itu nantinya terhubung langsung dengan layanan WhatsApp tim pengawas.

Muhri menyebut masyarakat dapat melaporkan berbagai persoalan terkait pelaksanaan MBG, termasuk dugaan pelanggaran, kualitas makanan, hingga pelayanan dapur penyedia makanan bergizi gratis.

“Kami menyediakan portal pengaduan melalui website resmi yang dilengkapi nomor WhatsApp agar masyarakat lebih mudah menyampaikan laporan,” katanya.

Sistem pengaduan tersebut dibuat dalam bentuk formulir digital agar laporan yang masuk lebih lengkap dan mudah diverifikasi oleh tim pengawas.

“Data yang masuk nantinya mencakup identitas pelapor, alamat kejadian, hingga dokumentasi pendukung agar proses verifikasi lebih akurat,” imbuhnya.

Tak hanya menerima pengaduan, P3MBG Madura juga akan melakukan kajian dan penelitian terhadap setiap laporan maupun temuan lapangan yang diterima dari masyarakat.

Hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk membantu pengawasan program MBG di Madura, khususnya di Kabupaten Pamekasan.

Muhri menegaskan, lembaganya tidak dibentuk untuk menjatuhkan pihak tertentu ataupun menghambat jalannya program pemerintah. Sebaliknya, P3MBG Madura ingin menjadi mitra pengawasan yang mendorong adanya perbaikan secara berkala.

“Tujuan utama kami memastikan program MBG berjalan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto menyambut positif keberadaan P3MBG Madura karena dinilai dapat memperkuat pengawasan program MBG di daerah.

Menurutnya, kolaborasi antara Satgas MBG dan P3MBG Madura menjadi langkah penting untuk mencegah potensi penyimpangan sejak dini.

“Kehadiran P3MBG Madura menjadi energi tambahan bagi kami untuk bersama-sama mengawal program MBG,” tandas Sukriyanto.